Akhir-akhir ini update Google Panda maupun pinguin sangat dirasakan efeknya oleh para blogger kita, karena demikian banyak blog-blog yang kemudian berstatus deindex alias dihapus dari database pencarian Google. Dan kalau sudah deindex, jarang sekali blog-blog tersebut menghasilkan dollar, bahkan kadang tidak ada job sama sekali. Kondisi seperti ini memang dilematis bagi para blogger, mau lanjut tapi belum nemu cara yang efektif, mau mundur, belum nemu alternatif lain. (more…)

“The Rising Star” berpesan bahwa “….mendapatkan Rp 100 ribu pertama akan jauh lebih susah daripada Rp 100 miliar ke dua“. Ya begitulah susahnya mengubah kebiasaan. Kalau ga terbiasa dapat job, ya susah dapat dollarnya, tapi kalau terus dicari dan sudah terbiasa, maka dollarpun akan datang dengan derasnya, he3… semoga semua bisa merasakan hal ini. Namun, kita harus melihat sisi lain dari bisnis online ini. Ya, bisnis ini bukan tanpa resiko, dan sebagian besar orang gagal dalam menanggulangi resiko ini, sehingga akhirnya mandek dan rugi lagi… serta icon idaman seperti gambar di kiri belum akan dapat diraih
(more…)
Mengutip isi dari salah satu ayat suci Al-Qur’an, bahwa dalam proses penciptaan langit dan bumi, dan bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal. Kita lihat fenomena manusia hari ini yang mampu memaksimalkan fungsi dari akalnya tersebut, baik untuk kepentingan serius semisal bom bunuh diri yang mampu menembus pertahanan polisi di Cirebon, atau yang sekedar iseng semisal kisah Rahmat Sulistiyo yang mampu menyamar baik sebagai wanita (Icha) maupun sebagai lelaki lain (Andre). Tidak salah memang, bahwa otak manusia itu lebih canggih dari mesin tercanggih saat ini. Tapi tentu saja alangkah baiknya kalau fungsi otak kita dimaksimalkan untuk hal-hal yang baik, yang berguna bagi banyak orang. Apakah otak seorang blogger mampu dimaksimalkan untuk menjadikan dirinya 1% dari orang yang menguasai 96% uang di muka bumi ini? atau sebaliknya, menjadi 99% orang yang memperebutkan hanya 4% uang? (more…)





Recent Comments